saat ini
tak ada hari yang tak bersemi
tak ada makna yang tak berarti
suratan tangan jatuh ke hati
memandang engkau yang kunanti
nanti
senja merambah peraduanku
aku terhenyak dalam kebisuanku
aku tersentak dalam kerinduanku
senja itu membawaku dalam penantian
hati anak adam
sebuah kisah akan bercerita
seuntai benang mulai terikat
secercah harapan yang dinanti
mengikat kasih di sanubari
jiwa yang melayang telah di bumi
raga yang hilang telah kembali
anak adam bersaksi
kepada rembulan yang menyinari hati
kisah berlanjut pada masa yang baru
buku ini mulai lusuh
tulisannya mulai luntur
anak adam tetap teguh
walau rembulan mulai redup
bintang datang membawa cerita baru
kisah kasih bergulir kembali
wahai anak adam
lihatlah ke depan
dengarlah sekelilingmu
belajarlah kebelakang
rasakanlah hari-harimu
jalanilah kewajibanmu
tanggung jawab telah menunggu
anak adam kembali kepada sang adam
rindu
kutuliskan sajak cinta buatmu
kupilihkan kata-kata terindah buatmu
kulukiskan pada kanvas terbaik buatmu
kuceritakan tentang manisnya senyummu
kurasakan kecupan mesramu
kupetik bunga tercantik untukmu
dan kuberikan hati ini hanya padamu
akankah kau yang pertama dan terakhir buatku?
doaku
mengiringi setiap hembusan nafasmu
mengiringi setiap langkahmu
mengiringi setiap harimu
menemani setiap arahmu
aku disini merindukanmu
dan yang mati
sejauh mana senja menenggelamkan sang surya
menaruh amarah yang tak kunjung padam
manambah duka di mata
anak cucunya
hati yang menyulut api
menjaga kesetiaan yang habis terbakar
menangislah diri atas nama yang utuh
manambah luka yang teredam oleh waktu
ketika badan mulai terusik oleh goresan tak bernyawa
dan hampa
lemas tak kunjung hilang
merambah kepasrahan pada sang pencipta
seutas tali semakin rapuh
segumpal harapan tidak lestari
separuh jaman menyentil mati
di tanah yang suci
dia terkubur untuk selanjutnya di curi
ooo…
mentari masih saja menari
berkilah bersilat lidah
mencari alibi yang akan bersih kembali
memampang muka yang paling suci
dihapannya para pemimpi
karena hatinya telah terkunci
dan yang mati
tetap sembunyi
semuanya pasti sirna
pesan ini akan kembali
tidak ada balasan yang tidak abadi
tidak ada balasan yang tidak diuji
mentari telah tenggelam
membawa pesan pada manusia
memberi waktu yang tak akan sirna
menghisap nadir kembali pada-Nya
wassalam,
wendy.darmawan
sekolah…sekolah…sekolah…
All comments are moderated. Your comments will not appear here unless approved by the blog owner. Thank you.