Pagi
Sunday, September 06, 2009
12:11 AM
Di satu sisi
Ketahuilah, tidak akan ku rebut rejekimu pagi ini
Aku tidak akan mengambilnya pagi ini
Carilah terus
Ambillah jatahku
Jangan kau sisakan buatku
Jangan kau lelah kawan
Begitu banyak yang disebar
Jangan biarkan monopoli rejeki terus terjadi
Jangan takut pada mereka
Ambil…ambillah…
Udah…
Ga usah kau hirukan muka-muka mereka
Mereka hanya tukang catat
Kau lihat sendiri
Catatan mereka hanya untuk laporan bulanan
Catatan mereka akan di catat lagi
Lagi…lagi…lagi…lagi dan lagi…
Oya…
Makanlah ini kawan
Ada sedikit yang aku bawakan
Ini rejekiku yang semalam
Habiskanlah…
Apa…?
Bukan…
Itu bukan fatwa
Itu hanya kelakar khas para pemimpi
Mereka juga tidak paham dengan fatwa
Eh…
Kelakarnya sendiri
Itu hanya omong kosong
Itu hanya topeng kayu yang suatu saat akan di makan api
Kenapa…?
Oh…
Itu hanya pengalihan masalah
Mereka itu pengecut yang sombong
Mereka itu tidak memahami masalah
Ini…?
Ini bukan solusi
Ini adalah masalah untuk menutupi masalah yang lain
Di sisi lain
Jelas…
Jelas tidak…mereka tidak ada sekarang
Kan udah di usir
Apa…?
Wow…itu bukanlah keberhasilan
Di-atasi-lah per-masalah-han-nya
Dihadapi masalah-masalah ini
Bukan malah dibuang begitu saja
Itu yang membuat mereka kembali lagi
Kalian sendiri kan yang mengkondisikan mereka untuk kembali
Dewasa dikitlah bung
Bijak dikitlah bung
Jangan hanya menginjak-injak dibalik ke-bijak-an
Atas nama keindahan…?
Atas nama ketertiban…?
Atas nama kepatutan…?
Atas nama kenyamanan…?
Dimana…?
Dimana nama keadilan…?
Dimana nama kemanusiaan…?
Junjung tinggi hak mereka
Hak yang terabaikan
Ya…
Gimana…
Apanya…
Oh…
Baca sendiri dong
Masak sudah pada pintar-pintar
Masih harus di-dikte lagi
Di beri arahan lagi
Tadi aku bilang kalian bodoh
Kalian tolol
Dan kalian MARAH!!!
Dan sekarang buktinya
Oh…
Begitu…
Berarti kalian tidak mau di bilang tolol
Berarti kalian akan bisa lebih menerima
Kalau dibilang ini
Semua adalah
Sebuah ketololan
Sebuah kebodohan
Dari kalian yang pintar-pintar ni ceritanya
Ya sudah kalo gitu
Terus…terusin aja
Kebijakan yang menutupi kebajikan ini
Niscaya anda…anda adalah orang-orang yang beruntung
Di antara kedua sisiku
Udah…
Aku mau tidur dulu
Awas kalau kalian ambil rejekiku ya
Karena
Hari ini rejekiku buat kalian bukan mereka
Dan ingat ya
Kalian tidak boleh malas
Dan hanya mengharapkan dari rejekiku
Wassalam
Wendy.darmawan
All comments are moderated. Your comments will not appear here unless approved by the blog owner. Thank you.